Mudahnya Pinjam Buku di Denmark

Setelah sudah satu tahun lebih kuliah, akhirnya saya ketagihan untuk pinjam buku dari perpustakaan. Berawal dari nyari materi bacaan buat thesis dan bosan dengan baca online di laptop, akhirnya saya memutuskan untuk pinjam buku dari perpustakaan. Berikut pengalaman saya pinjam buku di Denmark.

Ketika terdaftar menjadi mahasiswa di University of Copenhagen, mengurus visa dan akhirnya mendapatkan kartu residence permit, tahapan selanjutnya adalah mendapatkan nomor dan kartu central person register atau yang sering disebut sebagai CPR atau kartu kuning. Bagimana mendapatkan kartu CPR? Kita harus mempunyai tempat tinggal tetap dulu kemudian mendaftarkan alamatnya di International House Copenhagen. Informasi lebih lengkap dan terpercaya bisa didapatkan dari website International House. Kartu CPR ini bisa digunakan untuk banyak hal selama tinggal di Denmark. Ketika sudah punya kartu CPR, saya jadi bisa bikin rekening bank dan pastinya menikmati fasilitas lainnya seperti ke dokter gratis dan pinjam buku gratis dari perpustakaan. Tapi kalau beli obat ya harus beli dan bayar sendiri ya. Gak semuanya gratis juga.

Di Denmark sendiri ada dua jenis perpustakaan yaitu public library dan juga university library. Karena saya terdaftar menjadi mahasiswa, saya punya akses ke sumber pustaka baik elektronik dan cetak di manapun saya tinggal dengan mendaftar menjadi anggota perpustakaan di The Royal Danish Library (Det Kgl. Bibliotek). Sebagai mahasiswa, saya juga punya kartu tanda mahasiswa yang harus saya bawa ketika kuliah dan ujian. Di kartu itu ada pin code yang harus diingat karena kampus akan otomatis terkunci sesudah jam 5 sore setiap Senin sampai Jumat dan sepanjang hari di hari Sabtu dan Minggu. Mahasiswa cuma bisa masuk ke kampus diluar jam kuliah kalau scan kartu dan memasukka personal pin code nya. Jadi, sebagai mahasiswa dari Department Food Science, saya cuma punya akses masuk kampus di fakultas saya saja karena sudah pernah gagal mencoba untuk masuk kampus teman di fakultas lainnya.

Tidak cuma buku tapi juga artikel, jurnal, dan lainnya. Senangnya, buku yang saya pinjam tidak harus berasal dari universitas tempat saya kuliah. Saya sempat pinjam dari Roskilde University yang kalau disuruh ke sana naik sepeda, saya mikir beberapa kali dulu. Senangnya lagi, itu semua gratis! Bagaimana caranya?

Rak pengambilan buku disertai nomor pengambilan

Mesin check out
  1. Cari sumber pustaka yang kita mau di website REX
  2. Order, tentukan tanggal pengembalian dan tempat pengambilannya
  3. Lihat status pemesanan. Sumber pustaka yang sudah siap diambil akan diinformasikan melalui email kita lengkap dengan nomor dan lokasi pengambilan. Ada jangka waktu tertentu kita harus mengambil sumber pustaka yang kita pesan. Biasanya dua minggu dan kalau lebih dari itu maka akan otomatis batal dipinjam (tapi saya belum pernah sampai lupa ambil). Kalau sumber pustaka bisa diunduh secara online, kita juga akan mendapatkan notifikasi di email kita.
  4. Datangi tempat pengambilan dan cari buku nya di rak pengambilan buku
  5. Check out di mesin sambil scan kartu CPR dan memasukkan pin code dari kartu mahasiswa (ini yang unik, kartu yang di scan kartu CPR tapi pin code yang dimasukkan itu dari kartu mahasiswa).
  6. Kalau mau memperpanjang waktu pinjam, tinggal masuk ke website REX
Mudah bukan mencari dan meminjam sumber pustaka di Denmark? Yuk budayakan meminjam buku serta membacanya!

Comments

Popular posts from this blog

Privat les IELTS di Pare

1 Tahun di Eropa