Baturaden Surganya Pemandangan

Matahari pukul 05.15
Hari Minggu 3 Meni 2015. Jam 4 pagi aku mulai melakukan penjemputan ke rumah teman SMPku di daerah Baturaden. Kira-kira setengah jam sampai di Baturaden kami menuju ke arah Desa Ketenger. Dulu semasa SD, aku pernah mengunjungi desa ini untuk melakukan kegiatan belajar di PLTA Ketenger. Setelah SMP aku juga pernah ke desa ini untuk memenuhi nilai mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan. Aku memang bukan anak gunung jadi cukuplah Bukit Cendana yang ada di depan Gunung Slamet itu yang sudah aku capai.

Ternyata ada tempat di mana pemandangan indah disajikan. Tranggulasih namanya. Perjalanan menuju tempat ini cukup memakan waktu dari jalan raya Baturaden. Sekitar 15 menit jika ditempuh menggunakan motor. Jalannya sudah diaspal namun ketika menuju ke bukit jalanan masih berbatu dan bersemen (ya intinya naik motor sempat bikin deg-deg an karena menanjak). Setelah parkir di lahan kosong, yang kalau malamnya hujan agak sedikit berlumpur, kita masih harus berjalan selama 5 menit mendaki bukit. Jangan khawatir walaupun terjal jalannya namun sudah ada jalur untuk mendaki. Saran dari teman: bawalah lampu penerang jalan karena saat mendaki bukit tidak ada lampu sama sekali. 

Setelah mendaki ada lahan kosong yang biasanya kalau weekend digunakan oleh beberapa orang untuk camping. Nah, disitulah tempat foto andalan orang-orang. Sambil minum air putih aku dan teman-teman menunggu sunrise yang kata teman agak sedikit gagal karena tidak secantik biasanya. Menurutku, yang kata temen gak pernah piknik berburu sunrise, itu sudah lebih dari cukup untuk menyejukkan mata dari penatnya aktivitas. Terimakasih Allah SWT atas nikmat pemandangan yang Engkau berikan. Subhanallah.

Diambil menggunakan kamera Samsung S3 Mini

Diambil menggunakan kamera SLR Canon
Nah kalau dua foto ini diambil di daerah Baturaden dekat bumi perkemahan. 10 menit naik motor ke arah telaga tetapi terus mengikuti jalan hingga di kiri jalan bertemu sapi-sapi. Namun, harus ditekankan bahwa terkadang sapi tidak keluar. Temanku sempat bilang kalau sapinya tidak keluar ya sudah. Aku sampai di tempat ini sekitar pukul 06.30 WIB tepat ketika sapi selesai diperah susunya. Belum sempat tanya ke pihak peternakan hari apa saja si sapi dikeluarkan untuk mencari makan karena saking terkesimanya dengan pemandangan ini. Tempat ini aman untuk dikunjungi karena terdapat pagar pembatas dari besi sehingga sapi tidak mungkin brutal menuju pengunjung. Banyak keluarga yang mengajak anaknya untuk melihat sapi sambil menikmati udara pagi yang segar.

Bingung mau liburan dan mau yang gratis? Baturaden salah satunya. Selamat berlibur!

Comments

  1. Lokasinya cantikkk.. Kapan-kapan ah ke sana.. Kamu jadi pemandunya yakk. Hahaha :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siap bos. Kabarin aja tar aku jadi tour guide nya hihi

      Delete
  2. Wah pemandangannya bagu kaya di New Zealand, baru tahu di Indonesia ada tempat bagus, pemandanganya juga bagus

    ReplyDelete
  3. mba itu foto yang background gunung slamet lokasi persisnya dimana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ke arah telaga (dari Bumi Perkemahan Baturaden) dan di dekat peternakan sapi Mas Irman.

      Delete
  4. bagusnyaaa...
    itu yang ada sapinya apa nama tempatnya mba?

    ReplyDelete
  5. bagusnyaaa...
    itu yang ada sapinya apa nama tempatnya mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah saya lupa nanya nama tempatnya Mas Darma. Mungkin tempat sapi cari makan kali ya karena letaknya dekat peternakan sapi :)

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Privat les IELTS di Pare

1 Tahun di Eropa

Mudahnya Pinjam Buku di Denmark